Motor pertama adalah Benda Napoleon Bob 250, produk ini hadir mempertimbangkan respons positif dari NapoleonBob 500 yang sudah lebih dulu dirilis pada 2024 lalu. Tentunya opsi mesin seperempat liter ini tetap mengusung gaya motor bobber dengan konsep single seater yang jadi merupakan ciri khas dari model ini.
Jantung pacunya mengemas mesin konfigurasi V-Twin, 249 cc, 8-katup, pendingin cairan yang mampu hasilkan tenaga 25,4 Hp pada 9.000 rpm dan torsi puncak 25 Nm pada 5.500 rpm. Enjinnya punya kompresi di 11,8:1 dengan racikan bore x stroke 53,5 x 55,4 mm.
Kaki-kaki dibekali dengan suspensi depan teleskopik yang berpadu dengan peredam belakang spring shock. Roda depan pakai pelek 18 inci profil ban 130/80 serta roda belakang ring 18 inci dengan ban 160/70.
Fiturnya sudah berbekal dengan panel meter TFT, rem ABS, Slipper Clutch, dan fitur keselamatan Traction Control System. Motor ini diklaim punya kecepatan puncak hingga 120 km/jam.
Sementara produk kedua adalah Keeway Gleiten sebuah motor bergaya chopper dengan mesin 125 cc lalu mengemas transmisi otomatis CVT (Continuously Variable Transmission) serupa matic pada umumnya di Indonesia.
Secara tampilan, Keeway Gleiten mengusung tampilan ala motor chopper yang punya ciri khas stang tinggi di bagian depan. Lalu bentuk membulat di sisi samping dipadu dengan posisi duduk yang rendah khas motor chopper.
Karena motor chopper identik dengan tampilan klasik, pelek Keeway Gleiten adaptasi model jari-jari yang terlihat klasik. Secara umum, desain Gleiten seolah tetap memberi kesan gagah dan klasik tapi bisa lebih mudah dikendarai karena penggunaan gearbox matic CVT tersebut.
Direktur PT BMI, Steven Kentjana menjelaskan, kehadiran 2 produk ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan konsumen di segmen motor hobi. "Tentunya kami menghadirkan kedua motor ini dengan penuh pertimbangan melihat arah market Indonesia saat ini, semakin banyak konsumen yang ingin untuk bisa memiliki motor dengan style yang gagah dan praktis," katanya.